Senin, 07 Februari 2022

Oknum Kaur Asusila Terhadap Salah Satu Staf Di Pekon

Oknum Kaur Asusila Terhadap Salah Satu Staf Di Pekon



Realita.co.id - Tanggamus - Belakangan ini marak berita perbuatan asusila para oknum aparatur pekon (desa), kali ini dugaan tersebut terjadi pada oknum Perangkat Pekon Banjarmanis Kecamatan Gisting, Tanggamus. (Senin, 7/2/22).

Beredar kabar di masyarakat setempat bahwa oknum kaur (RR) hendak berbuat tindakan tidak senonoh terhadap salah satu oknum staf (D). Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya menceritakan kepada tim AJOI Tanggamus "pada malam itu saya lupa harinya kami keluar rumah karena mendengar teriakan seorang perempuan ternyata itu adalah "D" yang sedang berduaan dengan "RR" karena warga banyak yang melihat D langsung diantar pulang oleh "RR" kerumahnya" ungkapnya.

Tim AJOI Tanggamus menemui Gunawan (kepala pekon) untuk mengklarifikasi perihal tersebut, dan dikatakan benar telah terjadi dugaan tindakan asusila. Melalui kadus di menerangkan kronologis kejadiannya. "benar pada tgl 26/1/22 telah terjadi kejadian dugaan asusila yang di lakukan oknum kaur kita terhadap staf, tapi permasalahan ini sudah selesai dan sudah di buat surat perdamaian," terangnya.

Dikatakan "pada tgl 26 setelah rapat sekitar jam 10 malam, karena "D" tidak bawa motor maka di antar "RR" pulang, sebelum sampai rumah "D" sempat berhenti "RR" memegang bahu "D" dan spontan menjerit, berdatanganlah warga sekitar, " imbuhnya.

Dengan adanya kejadian tersebut "D" tidak masuk kerja dengan alasan bantu keluarga. Selang sehari ibu "D" memberitahu kadus atas kerjadan yang menimpa anaknya. "Setelah kami mengetahui hal tersebut kami mendatangi kediaman "D" untuk meluruskan permasalahan dan mencarikan solusinya dan kami sepakat untuk damai secara kekeluargaan dengan ketentuan tidak membawa ke ranah hukum, akan melakukan hal itu lagi bila mana masih melanggar maka akan dikenakan sanksi." Tegasnya.

Gunawan mengatakan "RR" sudah di berikan surat peringatan (SP) "jika mengulang kejadian yang sama tanpa toleransi akan di pecat dan akan di tindak lanjuti proses hukumnya"

Sementara "D" saat di temui tim AJOI Tanggamus di kantor pekon banjarmanis untuk diminta keterangan marah - marah. "jangan foto saya jangan merekam saya karna saya tidak mau diwawancara dan saya tidak mau memberikan keterangan buat apa juga itu kan urusan pribadi saya dan ini sudah saya anggap selesai," terangnya.

Sedangkan oknum kaur tidak berada di kantor. Pantauan tim terkait dugaan pelaku asusila 2 oknum aparat pekon Banjarmanis terkesan ditutup-tutupi dan seolah olah tidak boleh diketahui oleh media.


Tim AJOI
Redaksi

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved