Kamis, 03 Februari 2022

Aset Milyaran, Staf dan Direksi BUMD Bangkalan Tidak Menerima Gaji Selama 4 Bulan Pertama

Aset Milyaran, Staf dan Direksi BUMD Bangkalan Tidak Menerima Gaji Selama 4 Bulan Pertama



Realita.co.id - Bangkalan - Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) menggelar audiensi bersama Direktur Utama BUMD PT Sumber Daya Bangkalan, yakni Moh Fauzan Jakfar, yang dilantik pada 03 September 2021.

Tujuan Ketum PAKIS dalam kunjungan kepada Direktur Utama BUMD PT Sumber Daya Bangkalan adalah Silaturrahim dan kroscek data, “Kita silaturrahmi kesini dalam rangka kroscek data hasil kajian temen-temen PAKIS yang berkaitan dengan beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh BUMD PT Sumber daya,” Ucap Abdurrahman Tohir.

Demikianpun pada kegiatan tersebut, PAKIS ingin mengetahui kondisi keuangan dan program kerja yang akan dilakukan oleh PT Sumber Daya Bangkalan, agar tidak menjadi polemi seperti yang telah terjadi.

Ketum PAKIS Abdurrahman Tohir memgatakan, "Rekrutmennya saja salah, tentu hasil produknya itu juga salah. Jadi kami berharap program kerja di PT Sumber Daya yang baru ini tidak ecek-ecek dan menyalahi aturan seperti yang terjadi sebelumnya," harapnya, Kamis (3/2/2022).

Lanjutnya, “Periode sebelumnya ini tidak jelas kegiatannya, salah satu contohnya, Cafe Ratoh Ebuh dan Bisnis Daun Kelor, lucu saja sekelas BUMD ngurusin begituan, bahkan usaha itu sudah tidak jelas keberadaanya,” Terang Ketum PAKIS.

Menanggapi hal itu, Fauzan Jakfar mengatakan, kekayaan PT Sumber Daya Bangkalan yang terdiri dari aset, antara bergerak dan tidak.

Mantan Ketua KPU Bangkalan mengatakan, "Jadi uang Rp. 81 M itu adalah hasil LHP BPK tahun 2020. Kekayaan tersebut ada yang cash, ada aset, dan lainnya di beberapa pihak. Kalau untuk dana cash yang kita miliki saat ini ada Rp. 30 M," Jelas Fauzan.

Fauzan mengungkapkan, bisnis inti dari PT Sumber Daya Bangkalan kini fokus pada manajemen pengembangan Gedung Serbaguna Rato Ebuh dan Migas serta fokus Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

"Setidaknya di periode sebelumnya, ada sekitar 16 rencana bisnis kita hentikan. Core business tidak boleh banyak, dan Core business kita sudah ditetapkan di rapat pemegang saham. Jadi kalau ditanya secara rinci rencana kerja kami ke depan apa saja, pasti akan kami berikan. Namun, masih kami konsultasikan secara hukum agar tidak salah melangkah. Yang jelas target kita ingin meningkatkan PAD Kabupaten Bangkalan," tambah Fauzan.

Lanjutnya, "Terus terang, selama 4 bulan pertama kerja pegawai disini gak menerima gaji, sampai saya di demo sama staf, bahkan saya sendiri bersama jajaran direksi juga tidak saya keluarkan gajinya, ya karena waktu itu kita takut akan menyalahi aturan ketika melihat amburadulnya administrasi, tapi alhamdulillah, lambat laun kita perbaiki,” Tutup Moh Fauzan Jakfar.


Rep : Iwan
Editor : Sanusi

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved