Selasa, 01 Februari 2022

Sesaat Setelah Transaksi Sabu, Pria Desa Gili Timur Dibekuk Unit Reskrim Polsek Kamal

Sesaat Setelah Transaksi Sabu, Pria Desa Gili Timur Dibekuk Unit Reskrim Polsek Kamal



Realita.co.id - Polres Bangkalan - Peredaran sabu-sabu di kabupaten Bangkalan, rupanya tak diberi ampun oleh aparat penegak hukum. Kali ini, kembali giliran Polsek Kamal pada Selasa malam kemarin (01/02/2022) berhasil menangkap SF (39 tahun) warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal yang diketahui baru saja melakukan transaksi barang haram tersebut dengan seseorang berinisial MA yang kini menjadi DPO. 

SF berhasil dibekuk oleh unit Reskrim Polsek Kamal ketika melakukan Patroli di seputaran kampung Desa Gili Anyar, Kamal. Begitu mendapatkan laporan warga sekitar ketika SF telah melakukan transaksi dengan MA, Unit Reskrim Polsek Kamal langsung bergerak untuk mengejar pelaku. Alhasil, setelah beberapa saat melakukan pengejaran, SF pun berhasil diamankan oleh petugas.

Saat diamankan, polisi menemukan barang bukti yakti sabu sabu yang baru saja dibeli dari MA seberat 0,28 gram yang diakui oleh SF dibeli seharga Rp 200.000 dari MA. Polisi pun kini melakukan pengejaran terhadap MA dan saat ini, kasus SF sedang ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kamal sembari melakukan pendalaman kasus ini lebih lanjut. 

Sementara itu, ditemui secara terpisah Kapolsek Kamal AKP Andi Bakhtera Indra Jaya, S.E., S.H. secara eksklusif di Mapolsek Kamal pada pagi hari ini, Rabu (02/02/2022) menjelaskan jika pihaknya saat ini tengah mendalami keterlibatan SF dan peranya bersama MA. 

"SF sedang kami tahan di Polsek Kamal dan saat ini kami sedang melakukan pendalaman kasus ini lebih lanjut. Disamping itu, kami juga mengejar MA dan masih menyelidiki keterlibatan dua orang ini dalam peredaran narkoba di Kamal," terang AKP Andi, sapaan akrabnya. 

Ketika ditanya mengenai pidana yang dijatuhkan kepada pelaku, AKP Andi membeberkan jika SF dikenakan pasal tentang narkotika. "Pasal yang kami kenakan yakni pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara," tutup mantan Kapolsek Tanah Merah ini.


Iwan/Red

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved