Minggu, 15 Mei 2022

Ketua PJID Kab Bogor Apresiasi Kinerja Jajaran Reskrim Polres Bogor

Ketua PJID Kab Bogor Apresiasi Kinerja Jajaran Reskrim Polres Bogor


Realita.co.id
, Bogor- Setelah melalui tahapan-tahapan proses pelaporan polisi Nomor : LP/B/657/IV/2022/SPKT/POLRES BOGOR /JABAR.
Tim Unit 2 Polres Bogor pun melakukan pemeriksaan setelah adanya Sprint Lidik.

Dengan waktu cepat tim polres Bogor melakukan tugas dan fungsinya sebagai pengayom masyarakat dan merespon segala laporan masyarakat secara profesional dan proporsional. Mei, (15/5/2022).

Hal ini di sampaikan Kuasa Hukum Ny. NAHASON SIAGIAN, ibu MINCHE PURBA yaitu dari Tim KUASA HUKUM PERKUMPULAN JURNALIS INDONESIA DEMOKRASI Kabupaten Bogor, JULIANTA SEMBIRING, AmdMi, SE, SH.

Sat Reskrim menanyakan kapasitas Herman alias Rahman alias Ahong yang mengaku penjaga tanah PT. INTERNUSA JAYA RAYA ABADI.

Dalam penuturnya, JULIANTA Sembiring mengatakan, “STOP!!! PEMBANGUNAN dilahan Klien kami ini, karena saat ini kami sedang melaporkan dugaan penyerobotan ini ke Polres Bogor, sesuai dengan Pasal 385 KUHP, sebelum ada putusan pengadilan jangan ada proses pembangunan di atas tanah klien kami, katanya kepada SJM. 

JULIANTA menerangkan bahwa sampai saat ini yang melakukan pengrusakan dan penyerobotan tanah klien kami belum pernah MENUNJUKKAN bukti kepemilikannya , apakah Kwitansi Jual Beli, atau AJB, atau SHGB, tetapi si PENYEROBOT tetap melakukan kegiatan nya di lahan kami dan MERUSAK TANAH milik Klien kami, dan saya Tegaskan KAMI JUGA AKAN SEGERA LAPORKAN PENGRUSAKAN ini, katanya.

Tanda Terima Surat permohonan ATENSI kepada KOMPOLNAS agar menjadi perhatian karena terduga pelapor membawa-bawa ada pihak Oknum Jenderal dari kepolisian dan Oknum TNI dalam permasalahan lahan ini.


Ditambahkannya bahwa, Kliennya memiliki tanah seluas +-13132 m sesuai no AJB 231/06 //jonggol/1996 sesuai SK BPN dan Surat keputusan No 5-XI-1996, saat itu daerah ini masih kecamatan Jonggol, belum di mekarkan menjadi Sukamakmur, dan semenjak pembelian Tanah ini tidak pernah ada masalah dari ahli waris penjual dan tanah ini di beli langsung kepada Pemiliknya yang langsung di pertemukan oleh PERANTARA, kata Julianta dengan membuka sedikit sejarahnya. 

” Saat ini kami melaporkan H. ASEP yang MENGAKU-AKU telah membeli dan membayar tanah klien kami, dan menurut Perusahaan PT. INTERNUSA JAYARAYA ABADI tanah ini di beli dari ASEP perwakilan PT. Lembah Kayangan yang notabebe adalah Biong, dimana menurut sumber bahwa ada oknum Jenderal dari TNI dan Oknum Jenderal dari kepolisian dalam permainan lahan ini.

Hal , bahwa PT membeli dari Asep sebagai perwakilan PT. Lembah Kayangan disampaikan oleh management PT. INTERNUSA JAYA RAYA ABADI kepada saya saat klarifikasi dan di Terima oleh Bapak Bambang dan pak Eko.

Pertemuan Kuasa Hukum,Julianta S SH dengan pihak Management PT. Internusa. (Dok)

Ketika ditanya terkait kebenaran bahwa ada informasi H. ASEP sudah pernah TRANSFER Rp. 100.000.000,-( Seratus Juta) kepada Klien nya, JULIANTA mengatakan, ” Kalau H. ASEP sudah pernah mentransfer nya MENGAPA DIA TIDAK BERANI MINTA SURAT-SURAT ASLINYA dan mengapa DIA MENGHINDAR bertemu dengan NOTARIS, sebab dari 2012 hingga tahun 2016 dia ditunggu klien kami, akhirnya ketemu tahun 2016 di Notaris dengan maksud mau membuat AKTA setelah di Ukur, tetapi MENGAPA H. ASEP tidak melanjutkan Transaksi itu, malah mengingkari janji kepada klien kami dan Notaris tidak datang, padahal tim pengukuran dari BPN sudah disiapkan, kata JULIANTA.

Tim dari Media masih mencecar dengan bertubi-tubi yang juga KUASA HUKUM dari Jenderal Purn KIVLAN ZEIN ini terkait adanya KWITANSI yang pernah ditanda tangani oleh Klien nya,. JULIANTA mengatakan ” Berkaitan dengan Kwitansi yang pernah di tanda tangani itu adalah, Kwitansi dengan ISI REDAKSI bahwa ada uang masuk transfer ke rekening klienya yang menurut klien nya waktu itu bahwa yang transfer itu H. ASEP karena setelah pertemuan tahun 2012 di rasa sayang itu, H ASEP ini pernah menelpon klien saya dan memberi tahu kan bahwa H. ASEP sudah transfer Rp. 100 juta ke rekening ibu Minche, tanpa ada persetujuan harga yang membuat klien saya merasa terjebak, karena H. Asep transfer tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Tampak, pihak PT. Merusak tanah milik Ibu Nahason, sementara sudah dalam proses pelaporan ke pokres Bogor.
Tapi harus di ingat dan di catat bahwa KWITANSI itu TIDAK ADA REDAKSI YANG DITULIS Klien Saya bahwa uang itu untuk DP atau untuk Bayar tanahnya, KALAUPUN nanti ada tertulis REDAKSI ITU, ITU BUKAN BUKTI JUAL -BELI tetapi klien saya adalah PENJUAL yang BAIK yang tidak mau curang, walaupun sudah 4 tahun berlalu, masih mau mengakui ada uang orang lain di rekening nya. H. Asep inilah perilaku PEMBELI YANG TIDAK BAIK, katanya kepada SJM dan MEMINTA SUPAYA unit RESKRIM POLRES BOGOR Segera MENANGKAP H. ASEP karena Menurut INFORMASI dari WARGA bahwa MASIH BANYAK TANAH ORANG JUGA di perlakukan sama seperti KLIEN kami dan uang pengganti tananan dan pohon serta sawah yang di buldizer PT. Tidak seutuhnya di berikan H. ASEP dan dia juga memakai JASA PREMAN untuk menakut-nakuti warga dan tidak segan -segan MENGKELABUI Ahli Waris dengan IMING-IMING akan dapat Duit dengan melakukan JEBAKAN BATMAN dengan DUGAAN berupaya meminta pernyataan orang yang BUTA HUKUM dan TIDAK PAHAM HUKUM demi memuluskan modus operandinys serta perbuatan dugaan pelanggaran hukumnya.

Oleh sebab itu, JULIANTA SEMBIRING yang juga pernah menjadi wartawan tersebut meminta TEMAN – TEMAN PERS mengikuti PERKEMBANGAN PERKARA ini, sekaligus mengatakan bahwa Pihaknya juga telah memohon kepada KOMPOLNAS agar ATENSI terhadap kasus ini supaya masyarakat yang terkait dengan ULAH. H. ASEP ini jangan bertambah Korbannya, dan H. Asep jangan membawa-bawa dan merusak Institusi POLRI dan TNI dalam permainan nya, karena TNI dan POLRI adalah milik Rakyat, kata JULIANTA mengakhiri.

Ditempat yang sama, JULIANTA juga menegaskan kepada penjaga lahan yang mengatasnamakan SURUHAN PT.INTERNUSA JAYA RAYA ABADI yang melakukan kegiatan tersebut, HERMAN alias Rahman alias Ahong bersama kedua temannya sepakat bahwa tidak ada ganguan atas Plang Informasi yang sudah didirikannya di lahan Kliennya. Menanggapi hal ini, tim investigasi dan pulikasi, ketua DPC PJID memberi kan Apesiasi atas kinerja Sat reskrim Polres Bogor yang profesional dan proporsional dalam menindaklanjuti Laporan ini, dan mengucapkan SALAM PRESISI dari PJID ” untuk Polres Bogor dan Kompolnas. 

Reporter : Zulkifli

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved