Selasa, 11 Oktober 2022

Sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai Tembakau Tahun 2022 Gelar di Desa Gajahbendo Beji

Sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai Tembakau Tahun 2022 Gelar di Desa Gajahbendo Beji



Realita.co.id,
Sosialisasi dilaksanakan secara tatap muka di Kantor Balai Desa Gajahbendo Beji Kecamatan Beji Kab.Pasuruan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada hari, Selasa (11/Oktober/2022).siang.Adapun peserta sosialisasi di  di Kantor Balai Desa Gajahbendo sebanyak 50 orang terdiri perwakilan Perangkat Desa dan Kabid Tibum Pol PP Sulhi.serta Seketaris Pol PP Nurul Hudayani.dan Dinas Cukai Rudy.serta Sekcam Beji dan Kepala Desa Gajahbendo Teguh .S dan TP-PKK dipimpin oleh Ibu Kades Gajahbendo Yety Teguh Sugiarto.dan Ketua BPD serta Anggota.dan Toga/ Tomas.dan Bhabinkabtimmas serta Babinsa.


    Dinas  Bea Cukai . Rudy " Menyampaikan kepada para peserta sosialisasi supaya mengikuti dengan baik materi yang dipaparkan narasumber dari Kantor Bea Cukai .Kab.Pasuruan ini “Harapannya, nanti bisa diinformasikan kepada warga masyarakat dan menjadi duta pencegahan peredaran produk tembakau ilegal atau tidak bercukai asli. Jadi karena ini masih dalam suasan pandemi, maka kegiatan ini dilaksanakan secara padat dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,Selanjutnya, comunity protector, melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya. Dan, revenue collector, memungut bea masuk dan bea keluar serta cukai secara maksimal.Dijelaskannya, jenis barang kena cukai berdasarkan Undang-Undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007 Pasal 4 Ayat 1, yakni etil alkohol, minuman mengandung etil alkohol dan hasil tembakau.Sedangkan yang termasuk rokok ilegal, yakni rokok polos, diancam pidana penjara 1 tahun sampai denga 5 tahun dan/atau denda 2x sampai dengan 10x nilai cukai (Pasal 54 UU Cukai).“Kemudian rokok dengan pita cukai palsu. Ini bisa dipidana penjara 1 tahun sampai dengan 8 tahun dan/atau denda 10x sampai dengan 20x nilai cukai (Pasal 55 huruf a,b,c UU Cukai),”Selanjutnya rokok dengan pita cukai bekas. Pidana penjara 1 tahun sampai dengan 8 tahun dan/atau denda 10x sampai dengan 20x nilai cukai (Pasal 55 huruf a,b,c UU Cukai).Berikutnya, rokok dengan pita cukai bukan keperuntukannya, pidana penjara 1 tahun sampai dengan 5 tahun dan/atau denda 2x sampai dengan 10x nilai cukai (Pasal 50 UU Cukai).Rokok dengan pita cukai bukan haknya. Pidana penjara 1 tahun sampai dengan 5 tahun dan/ataub denda 2x sampai dengan 10x nilai cukai (Pasal 58 UU Cukai).Rudy juga menjelaskan, ciri-ciri rokok ilegal, yakni tida mencantumkan kota produksi, harga rokok SKM,Berkaitan dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT), menurut.Rudy berdasarkan peraturan Menteri Keuangan RI nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau meliputi Peningkatan Kualitas Bahan Baku, Pembinaan Industri, Pembinaan Lingkungan Sosial, Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai Tembakau dan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal. Tambahnya Paparan yang disampaikan ,Rudy mendapat respon dari para peserta ketika dibuka session tanya jawab "Papar .Rudy


   Sementara itu setelah selesai acara Awak Media tatap muka Kepala Desa Gajahbendo Teguh .S, Menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya sosialisasi hari ini dan sepakat bahwa rokok ilegal harus diberantas karena selain merugikan negara juga merugikan masyarakat. Ada ancaman pidana bagi siapa saja yang terlibat peredaran rokok ilegal.Selanjutnya Kami selaku Kepala Desa Gajahbendo Banyak-Banyak Terimakasih kepada Dinas Kantor Bea Cukai Kab.Pasuruan serta Pol PP Kab,Pasuruan serta Jajaran ” jelasnya. Kepala Desa Gajahbendo Teguh .S (Samsul / A-6 )

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved