Kamis, 17 November 2022

Imriana Kabur Dan Tidak Berdasar, Erwin Yakin Pengadilan Akan Memutuskan Dengan Adil

Imriana Kabur Dan Tidak Berdasar, Erwin Yakin Pengadilan Akan Memutuskan Dengan Adil




Realita.co.id, TANGGAMUS : Dalam keterangan pers nya di depan kantor pengadilan negeri Tanggamus Kamis 17 Nopember , Y. Erwin di depan para awak media mengatakan jika dirinya merasa yakin pengadilan negeri Tanggamus akan membuat keputusan yang seadil adilnya, dengan tidak akan mengabul kan permohonan Imriana selaku pemohon. Dimana Imriana telah mengajukan permohonan kepada pengadilan negeri Tanggamus.

untuk melakukan eksekusi atas 130 petak sawah miliknya karena dianggap telah melanggar kesepakatan dalam perjanjian gadai antara kedua belah pihak (one prestasi). Sebab menurut Y.Erwin gugatan yang di sampaikan oleh Imriana kabur dan tidak berdasar ,mulai dari jumlah kotak sawah dan letak sawah semuanya salah, ujar Y Erwin " dalam kesempatan ini perlu saya sampaikan kepada teman teman media bahwa persoalan ini sudah di putuskan oleh pengadilan negeri Tanggamus tertanggal 31 Januari 2020  no 23/Pdt g/2019/pro Kot dimana dalam putusan tersebut saya harus membayar uang hampir 500 juta kepada Imriana.

Sebagai warga negara yang taat hukum hal itu saya sanggupi , tapi dengan cara saya cicil 10 juta setiap kali panen atau per 6 bulan , namun itikad baik saya ini di tolak, waktu itu kepala pengadilan negeri Tanggamus bapak Japriudin , dan semua yang tercantum dalam putusan tersebut tadi sudah saya sampai kan kepada kepala PN Tanggamus.

"Saya sangat menyayangkan Imriana selaku pihak penggugat hari ini tidak ada yang datang satu pun" terang Y.Erwin .

Lebih lanjut dia mengatakan jika dirinya merasa telah di zolimi dan di hianati dalam persoalan ini. " Perlu saya jelaskan kronologi persoalan ini  , dimana awalnya saya menggadaikan sawah sebanyak 125 kotak yg ada terletak di kalong Ciherang bukan 130 kotak dan di belakang pom seperti kata Imriana saya tidak punya sawah disitu, atas bujuk rayu manis  Febri saya gadai kan lah sawah saya kepada Imriana sebesar 150 juta.

Uang tersebut ada yang di pakai pribadi oleh pebri dan ada juga yang masuk ke renopasi rumah Imriana yang di mincang dan sebagian besar uang itu habis saya gunakan dengan kawan kawan tim sukses untuk memenang kan Bambang Kurniawan pada pilkada Bupati Tanggamus,  setelah Bambang Kurniawan menang jadi Bupati Tanggamus untuk periode kedua 2014  _ 2019  pebri bermain proyek  yang sesuai janji awal. Untung proyek itu untuk Nebus sawah saya itu, kenyataan nya saya di bohongi oleh pebri ,bahkan sadisnya lagi saya di anggap one prestasi.atas dasar itulah saya di gugat  Lalu 7 tahun lebih hasil sawah saya itu siapa yang menerima dan menikmati nya pebrikah atau Imriana. Atau dua orang ini bersekongkol, kan sakit saya. Dalam hal ini saya akan pertahan kan hak saya  saya akan hadapi siapapun itu yang ingin merampas hak saya  , saya tidak takut  karna saya yakin Tuhan  itu adil  " Papar Erwin kepada para awak media.

Terkait persoalan ini kepala pengadilan negeri Tanggamus Ari qurniawan SH.MH kepada awak media mengatakan bahwa dirinya tetap mengharapkan agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah ini  cara musyawarah kekeluargaan.

Sementara itu sehubungan dengan tidak ada seorangpun dari pihak pemohon yang dalam acara aanmaniing yg di lakukan oleh pengadilan negeri Tanggamus, maka para awak media tidak bisa konfirmasi terkait persoalan ini. ( Sunai).

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved