Rabu, 09 November 2022

Kota Bogor Antisipasi Gelombang Tiga Covid-19

Kota Bogor Antisipasi Gelombang Tiga Covid-19


Realita.co.id
, Selain inspeksi mendadak (sidak) progres pembangunan Gedung RSUD Kota Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum juga memonitor kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghadapi atau mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor. 

Sebab kata Uu sapaan wagub, berdasarkan pengalaman yang pernah terjadi saat lonjakan gelombang kedua Covid-19, banyak daerah yang belum siap. 

“Kalau diibaratkan pepatah, sedia payung sebelum hujan, jangan seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya. Alhamdulillah di Kota Bogor semuanya sudah siap, mulai nakes, sistem bahkan jalur-jalur khususnya jika ada pasien Covid-19, karena harus dibedakan dengan jalur pasien lain. Untuk anggaran pun sudah disiapkan, artinya apa yang diharapkan Pak Gubernur, di Kota Bogor semuanya sudah dipersiapkan,” kata Wagub Uu di RSUD Kota Bogor, Rabu (9/11/2022).

Di Jawa Barat, kasus Covid-19 mengalami kenaikan dua kali lipat. Kepada warga Jawa Barat, Uu menghimbau untuk tetap patuh menjalani protokol kesehatan dan berusaha untuk mengantisipasi sejak dini. 

Usaha yang dilakukan semua pihak, menurut Uu kembali ke masyarakat itu sendiri. Kepada pemerintah daerah di Jawa Barat, ia meminta untuk mengaktifkan dan menguatkan kembali satgas-satgas Covid-19 diwilayah masing-masing, mulai dari tingkat RT hingga daerah dengan harapan sebagai langkah awal untuk antisipasi.

“Harapan kami ada rapat internal di Satgas Covid-19 tingkat daerah sebagai langkah antisipasi. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan,” harapnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan sidak ke fasilitas untuk penanganan Covid-19 di RSUD Kota Bogor yang dilaksanakan Wakil Gubernur Jawa Barat guna memastikan kesiapan Pemkot Bogor menghadapi segala kemungkinan dari gelombang ketiga Covid-19. 

“Pemkot Bogor Insya Allah siap, baik dari segi anggaran dari APBD sudah dipersiapkan begitu juga dari BTT. Dari segi lain seperti tenaga kesehatan (nakes), sistem hingga oksigen sudah kita persiapkan. Sama dengan yang disampaikan Pak Wakil Gubernur, mudah-mudahan tidak terjadi,” ungkap Bima Arya.

Ia melaporkan saat ini ada 13 pasien Covid-19 yang secara umum kondisinya ringan atau sedang dan belum ada indikasi melebihi tingkat dari varian-varian virus sebelumnya. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyatakan sejauh imi belum bisa memastikan varian virus yang saat ini menyebabkan naiknya kasus Covid-19 di Kota Bogor. 

Sejak satu hingga dua pekan terakhir dirinya mengakui memang ada peningkatan tetapi masih terkendali. 

“Alhamdulillah masih terkendali. Kasus yang ada kategorinya ringan dan sedang. Kemarin ada 76 kasus, memang agak tinggi. Seminggu sebelumnya ada di angka 30 dan 10. Minggu sebelumnya ada di angka 15 hingga 16 (kasus) an,” kata Retno sapaannya.

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved