Selasa, 06 Desember 2022

PUBLIKASI KINERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN BOGOR

PUBLIKASI KINERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN BOGOR

Sambutan serta pembukaan Forum Geopark Pongkor Oleh Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan     

BANGKIT BERSAMA BERKOLABORASI MENUJU PONGKOR UNESCO GLOBAL GEOPARK

Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor yang dikomandoi oleh Ir. Suryanto Putra, M.Si, kembali menggelar acara Forum Geopark Nasional Pongkor, sekaligus meresmikan  Pongkor Geopark Information Center (PGIC) serta Pelantikan Badan Pengelola Kawasan Geopark Nasional Pongkor Periode Tahun 2022-2025. Acara ini menandai bangkitnya spirit untuk mewujudkan mimpi bersama melalui kolaborasi para pihak dalam pengembangan Geopark Nasional Pongkor. 

Geopark Nasional Pongkor telah memasuki tahun ke 4 (empat) sejak diresmikan pada Bulan November Tahun 2018. Kawasan Geopark Nasional Pongkor telah memenuhi persyaratan administratif dan Teknis  sebagai Geopark Nasional Indonesia dan akan diusulkan untuk menjadi geopark dunia di Unesco pada Tahun 2024. Selain itu Geopark Nasional Pongkor merupakan salah satu dari 12 (dua belas) geopark nasional di Indonesia, dan juga merupakan salah satu dari 5 (lima) geopark yang dikembangkan oleh Provinsi Jawa Barat, yaitu Unesco Global Geopark Ciletuh Sukabumi, Geopark Nasional Pongkor Kabupaten Bogor, Aspiring Geopark Citatah Kabupaten Bandung Barat, Aspiring Geopark Pangandaran Kabupaten Pangandaran dan Aspiring Geopark Tasikmalaya Kabupaten Tasikmalaya.

Pelantikan Badan Pengelola Geopark Pongkor Tahun 2022-2025 Oleh Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Kabupaten Bogor telah menjadikan pengembangan Geopark Pongkor sebagai prioritas pembangunan dalam RPJMD Perubahan 2018-2023, melalui salah satu program  Pancakarsa yaitu Karsa  Bogor Maju, dengan target menjadi Unesco Global Geopark di akhir RPJMD Tahun 2023. Geopark Nasional Pongkor meliputi 15 kecamatan yang berada di wilayah Bogor Barat, terdiri dari 10 geosite, 43 situs geo/bio/cultural heritage dan 15 daya tarik wisata yang menjadi tantangan untuk dikembangkan berdasarkan prinsip konservasi, edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.  

Geopark Nasional Pongkor kaya akan keanekaragaman hayati berupa flora dan fauna yang tersebar di beberapa kawasan lindung diantaranya Cagar Alam Yan Lapa dan Dungus Iwul serta Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Selain itu tak kalah menarik juga terdapat keanekaragaman budaya baik warisan budaya benda maupun tak benda ditunjukan oleh situs-situs peninggalan sejak zaman megalitium (sebelum masehi) hingga zaman kemerdekaan maupun adat istiadat dan kesenian tradisional yang berkembang hingga saat ini.  

Acara forum, Peresmian dan Pelantikan ini didihadiri oleh Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan. Dengan acara ini diharapkan adanya geopark ini dapat mengembangkan pemberdayaan masyarakat lokal, penumbuhan ekonomi kreatif dan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.  

Saat ini telah ada 7 (tujuh) geopark Indonesia yang diakui Unesco, yaitu Geopark Batur, Geopark Pegunungan Sewu, Geopark Ciletuh,  Geoprak Gunung Rinjani, Geopark Danau Toba, Geopark Belitong dan Geopark Maros Pangkep. Sebuah cita-cita yang ingin kita raih, yaitu menjadikan Geopark Pongkor menjadi salah satu Unesco Global Geopark pada akhir RPJMD Tahun 2018-2023 atau Tahun 2024. Di dalam Forum Geopark Pongkor  menghadirkan 3 (orang) tenaga ahli sebagai narasumber, yaitu Dr. Ir. Yunus Kusumahbrata, M.Sc (ahli kebijakan pengembangan geopark), Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan Bappenas dan Asosiasi Pemandu Geowisata Indonesia. Tujuan kegiatan Forum Geopark Nasional Pongkor ini adalah membangun kemitraan dan  meningkatkan komunikasi antar pemangku kepentingan dalam pengembangan Geopark Nasional Pongkor sehingga dapat terjalin kerjasama dan komunikasi yang baik guna mensukseskan pengelolaan geopark yang diakui Unesco.  Forum ini juga menjadi sarana dalam menghimpun  saran dan solusi terhadap kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengembangan Geopark Nasinal Pongkor ke depan. Dengan terselenggaranya Kegiatan Forum Geopark diharapkan dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan untuk dipedomani badan pengelola geopark yang dapat mengakselerasi terwujudnya Unesco Global  Geopark.  

Pelantikan Badan Pengelola Geopark Pongkor Tahun 2022-2025 Oleh Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan

Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan baru pada perencanaan Tahun 2023 yaitu menu khusus dana alokasi khusus (DAK) fisik pariwisata untuk pengembangan geopark, dengan persyaratan setiap usulan kegiatan fokus kepada pengembangan salah satu site atau geosite yang berada dalam satu wilayah desa, dilengkapi dengan masterplan/ siteplan, perencanaan detail (ded) dan bukti legalitas pengelolaan lahan. Oleh karena itu, plt Bupati Bogor mengharapkan kerjasamanya dengan para pemilik lahan ataupun yang mempunyai hak pengelolaan terhadap geosite-geosite di kawasan Geopark Nasional Pongkor agar segera membuat legalitas kerjasama pengelolaan dengan badan pengelola kawasan Geopark Nasional Pongkor atau Pemerintah Kabupaten Bogor. Pada kesempatan ini, plt Bupati Bogor juga mengajak perguruan tinggi, lembaga penelitian, asosiasi profesi para pakar, dan undangan lainnya untuk memberikan sumbang saran hasil penelitian dan inovasi, pembinaan juga pendampingan masyarakat agar masyarakat menjadi aktor utama dalam pengelolaan geopark nasional pongkor.  

Dalam acara ini Plt Bupati Bogor juga meresmikan Pongkor Geopark Information Center (PGIC), dan melantik Badan Pengelola Kawasan Geopark Nasional  Pongkor Periode Tahun 2022-2025. Pongkor Geopark Information Center (PGIC) yang merupakan pusat informasi mengenai kawasan Geopark Nasional Pongkor berlokasi di The Highland Park Hotel and Resort di Kecamatan Tamansari. Keberadaan PGIC merupakan salah satu upaya untuk mempercepat proses pengakuan Geopark Nasional Pongkor menjadi anggota Unesco Global Geopark.  Tujuan pembangunan pusat informasi Geopark Nasional Pongkor adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait informasi menyeluruh mengenai keragaman geologi, keragaman hayati, dan budaya yang terdapat di kawasan Geopark Nasional Pongkor.  selain untuk memenuhi persyaratan menjadi Unesco Global Geopark, PGIC diharapkan menjadi pusat informasi dan pendidikan kepada masyarakat yang dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan geologi, serta mendorong melakukan upaya untuk melindungi warisan geologi dan melestarikan bumi. keberadaan pusat informasi ini juga akan menambah daya tarik wisatawan untuk datang ke Geopark Nasional Pongkor dan diharapkan ikut meningkatkan perekonomian daerah Kabupaten Bogor.

Peresmian  Pongkor Geopark Information Center (PGIC) Oleh Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan

Penghargaan yang setinggi-tingginya disampaikan kepada kepada Bapak Daud Ibrahim pemilik The Highland Park Resort-Hotel Tamansari Bogor yang telah meminjamkan salah satu bangunan gedung miliknya untuk digunakan sebagai pusat informasi Geopark Nasional Pongkor.  Disampaikan juga ucapan terima kasih kepada PT. Antam Tbk, PT Indonesia Power dan PT Star Energi yang secara bersama-sama melalui fasilitasi TJSL ikut mewujudkan berfungsinya pusat informasi ini, dalam bentuk bantuan peralatan dan pengerjaan interior serta  media informasi lainnya di dalam bangunan PGIC ini.   

sumber : ProlapBappedabogorkab

 

Baca Fakta Terbaru

Baca Juga Kabar Fakta

© Copyright 2021 Realita | All Right Reserved